Minggu, 19 Juli 2020

Pendidikan di Singapura (Artikel Lengkap)

Pendidikan pada Singapura dikelola oleh Departemen Pendidikan yg bertugas buat mengontrol perkembangan dan administrasi pendanaan sekolah negeri oleh pemerintah dan menjadi penasehat dan pengawas sekolah partikelir. Untuk sekolah swasta & negeri, terdapat variasi pada hal kurikulum, donasi pendanaan berdasarkan pemerintah, SPP buat murid, & kebijakan seleksi masuk.

Anggaran untuk pendidikan biasanya sekitar 20 persen dari APBN tahunan, dimana itu digunakan untuk mensubsidi pendidikan negara dan pendidikan swasta bagi warga Singapura serta untuk dana program Edusave. Biaya pendidikan biasanya lebih tinggi bagi non-warga negara. Pada tahun 2000, Undang-Undang Pendidikan Wajib mewajibkan anak-anak usia sekolah dasar (kecuali mereka yang menyandang cacat). Orangtua akan dikenakan tindak pidana jika mereka gagal mendaftarkan anaknya di sekolah dan memastikan kehadiran anaknya. Pengecualian diperbolehkan untuk homeschooling atau lembaga keagamaan, tetapi orangtua harus mengajukan permohonan pembebasan dari Departemen Pendidikan dan memenuhi beberapa persyaratan minimum.

Pendidikan di Singapura

Bahasa utama yang digunakan sekolah Singapura saat proses belajar mengajar adalah bahasa Inggris. Bahasa Inggris merupakan bahasa pertama yg dipelajari sang separuh anak-anak pada usia prasekolah & menjadi bahasa primer pada proses belajar mengajar saat mencapai sekolah dasar. Meskipun bahasa Melayu, bahasa Mandarin, & bahasa Tamil pula merupakan bahasa resmi, bahasa Inggris tetap menjadi bahasa pengantar buat hampir seluruh mata pelajaran kecuali pelajaran bahasa asing, meskipun terdapat ketentuan buat penggunaan bahasa Inggris dalam tahap awal. Beberapa sekolah buat menengah kebawah yg dikelola sang Rencana Bantuan Khusus, mendorong penggunaan bahasa mak dan terkadang mengajar dengan bahasa Mandarin. Beberapa sekolah sudah bereksperimen dengan kurikulum yg mengintegrasikan pelajaran bahasa (baik bahasa Inggris maupun bahasa asing) menggunakan matematika & ilmu pengetahuan.

Sistem pendidikan di Singapura seringkali diklaim menjadi yg terkemuka di dunia dan mendapat banyak kebanggaan menurut banyak pihak.

1. Sejarah Pendidikan di Singapura

Sir Thomas Stamford Raffles mendirikan Institut Singapura (sekarang dikenal menjadi Institut Raffles) pada tahun 1823, yg memulai pendidikan pada Singapura yg berada dibawah kekuasaan Inggris. Kemudian, masih ada 3 jenis sekolah ada pada Singapura yaitu sekolah Melayu, sekolah Tionghoa & Tamil, dan sekolah Bahasa Inggris. Sekolah Melayu digratiskan untuk semua anak didik oleh Inggris, dimana bahasa Inggris dijadikan bahasa utama pada proses belajar mengajar. Sebagian akbar sekolah Tionghoa & Tamil mengajarkan menggunakan bahasa bunda masing-masing. Siswa menurut sekolah Tionghoa sangat serius mengikuti perkembangan di Tiongkok, terutama waktu kebangkitan nasionalisme Tiongkok.

Selama Perang Dunia II, banyak siswa di Singapura yang putus sekolah. Hal tersebut menyebabkan terjadinya backlog siswa setelah perang. Pada tahun 1947, program pendidikan sepuluh tahun dirumuskan. Antara tahun 1950 dan 1960-an, ketika ekonomi di Singapura mulai berkembang, Singapura mengadopsi sistem pendidikan yang menyediakan tenaga kerja terampil untuk program industrialisasi serta untuk menurunkan angka pengangguran. Kebijakan bilingualisme di sekolah secara resmi diperkenalkan pada tahun 1960, dimulai dengan menetapkan bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara. Pendidikan untuk anak-anak dari semua ras dan latar belakang mulai terbentuk.

Pada tahun 1980-an, perekonomian Singapura mulai makmur, menciptakan fokus sistem pendidikan Singapura bergeser menurut kuantitas menjadi kualitas. Diferensiasi bagi siswa menggunakan kemampuan akademik yg berbeda mulai dilaksanaan, seperti pembenahan pendidikan kejuruan & pembentukan Institut Teknologi baru.

Pada tahun 1997, sistem pendidikan di Singapura mulai berubah menjadi ?Kemampuan yang digerakkan? Sehabis Perdana Menteri Goh Chok Tong merumuskan visi pendidikan menjadi tempat untuk mempelajari bangsa. Kebijakan ini lebih menekankan kepada pendidikan nasional, berpikir kreatif, pembelajaran kolaboratif, dan pembelajaran TIK. Sekolah menjadi lebih majemuk dan diberi otonomi yang lebih bebas dalam menentukan kurikulum sendiri & potensi akademik pada daerahnya. Perbedaan antara berbagai aliran akademis mulai hilang. Kementerian Pendidikan secara resmi menyatakan bahwa ?Kesempurnaan? Nir hanya diukur menurut segi akademik, sama misalnya pegunungan ?Kesempurnaan? Yang memiliki banyak zenit.

2. Jenjang Sekolah

Tahun ajaran dibagi menjadi dua semester. Semester pertama dimulai pada awal Januari dan berakhir pada bulan Mei, sedangkan semester kedua dimulai pada bulan Juli dan berakhir pada bulan November.

Tingkat / Kelas

Usia rata-rata

Prasekolah
Kelompok bermain3-4
Taman kanak-kanak4-6
Sekolah dasar
Dasar 16-7
Dasar 27-8
Dasar 38-9
Dasar 49-10
Dasar 510-11
Dasar 611-12
Sekolah menengah
Menengah 112-13
Menengah 213-14
Menengah 314-15
Menengah 415-16
Menengah 516-17
Pasca sekolah menengah
Perguruan tinggi atau universitasBervariasi

3. Taman Kanak-Kanak pada Singapura

Taman kanak-kanak di Singapura menyediakan pendidikan prasekolah hingga tiga tahun untuk anak-anak usia 3-6 tahun. Tiga tahun tersebut biasa disebut Nursery, Kindergarten 1 (K1), dan Kindergarten 2 (K2).

Taman kanak-kanak menyediakan lingkungan bagi anak-anak yang membuat mereka belajar bagaimana berinteraksi dengan orang lain, dan mempersiapkan mereka untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan formal di sekolah dasar. Kegiatan meliputi belajar bahasa (tertulis dan lisan) dan angka, pengembangan keterampilan pribadi dan sosial, permainan, musik, dan permainan outdoor. Anak-anak belajar dua bahasa, yaitu bahasa Inggris dan bahasa ibu mereka (bahasa Mandarin, bahasa Melayu, atau bahasa Tamil). Banyak taman kanak-kanak swasta atau yang berbasis gereja tidak mengajarkan bahasa Melayu ataupun bahasa Tamil, sehingga murid non-Tionghoa mungkin juga akan belajar bahasa Mandarin di taman kanak-kanak tersebut. Para siswa belajar lima hari per minggu dengan waktu belajar selama 3 sampai 4 jam per hari.

Taman kanak-kanak dijalankan sang sektor partikelir, termasuk yayasan masyarakat, badan keagamaan, & pebisnis. Ada lebih berdasarkan 200 taman kanak-kanak yg terdaftar di Departemen Pendidikan. Taman kanak-kanak pula dijalankan sang pusat penitipan anak & sekolah internasional.

Partai Aksi Rakyat, yg telah memerintah Singapura sejak tahun 1957, menjalankan 247 taman kanak-kanak melalui badan amalnya yg bernama PAP Community Foundation.

4. Pendidikan Dasar pada Singapura

Pendidikan dasar biasanya dimulai pada usia tujuh tahun, terdiri dari tahap dasar empat tahun (dasar 1 sampai 4) dan tahap orientasi dua tahun (dasar 5 sampai 6). Pendidikan dasar wajib menurut Undang-Undang Wajib Belajar sejak tahun 2003. Pengecualian dibuat untuk siswa yang mengikuti homeschooling, anggota lembaga keagamaan penuh waktu, atau mereka yang memiliki kebutuhan khusus yang tidak dapat menghadiri sekolah formal. Namun, orangtua harus memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan sebelum pengecualian ini diberikan. Pendidikan dasar gratis untuk semua warga negara Singapura di sekolah-sekolah dibawah lingkup Departemen Pendidikan, meskipun ada biaya hingga SGD 13 per bulan per siswa untuk membantu menutupi biaya lain-lain.

Tahap dasar merupakan termin pertama menurut sekolah dasar yg berlangsung selama empat tahun dari dasar 1 sampai 4. Siswa akan menyelidiki dasar bahasa Inggris, bahasa bunda (termasuk bahasa Mandarin Standar, bahasa Melayu, bahasa Tamil, & bahasa India Non-Tamil), matematika, & ilmu pengetahuan. Mata pelajaran lainnya termasuk PKn, pendidikan moral, seni & kerajinan, seni musik, pendidikan kesehatan, ilmu sosial, dan pendidikan jasmani yg diajarkan pada semua dasar 1 sampai 6. Pelajaran sains diajarkan berdasarkan dasar tiga & seterusnya.

Semua anak didik melangkah ke tahap orientasi sesudah dasar 4, dimana mereka diajarkan sesuai kemampuan masing-masing. Dari tahun 2008, murid mengalir sesuai dengan subjek pada bawah skema yang disebut ?Banding berbasis subjek?. Siswa merogoh pelajaran pada taraf yang berbeda berdasarkan nilai mata pelajaran dalam akhir dasar 4. Pelajaran bahasa bunda terdapat taraf tinggi, tingkat baku, atau taraf dasar. Sedangkan pelajaran sains dan matematika terdapat tingkat baku atau dasar.

Setelah enam tahun pendidikan dasar, siswa harus mengikuti Primary School Leaving Examination (PSLE). Setelah itu siswa akan menentukan sekolah menengah sesuai menggunakan hasil PSLE, prestasi, dan minat. Sekolah menengah bisa menentukan sejumlah murid dari bakat khusus mereka sebelum para anak didik mengikuti PSLE.

4.1. Program Pendidikan Berbakat

Program Pendidikan Berbakat (GEP) didirikan oleh Departemen Pendidikan dalam tahun 1984 buat memenuhi talenta intelektual murid. Program ini bertujuan buat berbagi anak-anak yang mempunyai bakat potensial & menaruh mereka fokus khusus pada tingkat berpikir tinggi & pemikiran kreatif. Saat ini ada 9 sekolah dasar yang menunjukkan Program Pendidikan Berbakat. Program Pendidikan Berbakat buat sekolah menengah diberhentikan dalam akhir tahun 2008 lantaran siswa lebih menentukan Program Terpadu.

Seleksi akan dilakukan di dasar tiga. Siswa yg ditawarkan program ini akan diberikan pengayaan spesifik buat mempertinggi kemampuan mereka. Namun, murid GEP tetap wajib mengikuti PSLE seperti murid lainnya.

5. Pendidikan Menengah pada Singapura

Berdasarkan output PSLE, murid akan ditempatkan pada jalur pendidikan menengah yang berbeda yaitu ?Khusus?, ?Percepatan?, ?Normal (Akademik)?, atau ?Normal (Teknik)?. Orang Singapura tidak boleh mengunjungi sekolah internasional tanpa izim Departemen Pendidikan.

?Khusus? Dan ?Percepatan? Adalah program empat tahun menjelang ujian Singapore-Cambridge GCE Tingkat ?O?. ?Normal? Adalah acara empat tahun yang menunjuk ke ujian taraf normal, menggunakan kemungkinan tahun kelima diikuti oleh ujian taraf ?O?.

Terjadi perdebatan yang masih berlangsung tentang efektivitas sistem str*aming, salah satu alasan sistem tersebut harus dihapuskan karena terdapat efek psikologis yang merugikan.

Mata pelajaran yang dipelajaran di sekolah menengah adalah bahasa Inggris, bahasa ibu, matematika, sains, dan humaniora. Beberapa mata pelajaran baru misalnya komputer & studi teater dan drama sedang diperkenalkan.

Setelah menyelesaikan 4 atau 5 tahun pendidikan sekolah menengah, anak didik akan berpartisipasi pada ujian GCE tingkat ?O? Yg memilih pra-universitas atau institusi pasca sekolah menengah yang dituju. Sistem penilaian berada dalam rentang A1 (terbaik) hingga F9 (terburuk). Mata pelajaran yg diujikan adalah bahasa Inggris, humaniora, sains, dan matematika.

Lima.1. Kegiatan Ekstrakurikuler pada Singapura

Kegiatan ekstrakurikuler wajib pada taraf dasar & menengah, pada mana seluruh siswa harus berpartisipasi dalam setidaknya satu aktivitas ekstrakurikuler. Ekstrakurikuler yg tersedia berupa seni pertunjukan, gerombolan eksklusif, & kelompok olahraga dan permainan. Jumlah sebenarnya tidak sinkron di setiap sekolah. Siswa dapat menentukan buat mengikuti lebih dari 1 ekstrakurikuler.

Partisipasi dalam ekstrakurikuler dinilai bersama-sama dengan prestasi non akademik lainnya pada sekolah pendidikan sekolah menengah dalam sistem penilaian yang dikenal menjadi LEAPS. Poin dihitung berdasarkan segi kepemimpinan, pengayaan, prestasi, & partisipasi akan menentukan nilai ekstrakurikuler murid. Siswa mungkin akan menerima maksimum 2 poin insentif buat masuk ke perguruan tinggi bergantung dalam nilai ekstrakurikulernya.

6. Pra-Universitas pada Singapura

Pra-universitas dirancang untuk siswa yang lebih ingin mengejar gelar sarjana di universitas setelah dua sampai tiga tahun pendidikan di pra-universitas, dibandingkan berhenti setelah mengenyam pendidikan di politeknik. Terdapat 18 Junior College (JCs) dan Centralised Institute (CI) dengan National Junior College (1969) sebagai yang tertua. Kurikulum terdiri dari dua pelajaran wajib yaitu general paper dan salah satu dari bahasa ibu (Mandarin, Melayu, atau Tamil) dan maksimum empat pelajaran dari GCE tingkat “A”.

7. Diploma & Pendidikan Kejuruan (Vokasi) pada Singapura

7.1. Politeknik

Politeknik pertama pada Singapura, Singapore Polytechnic, didirikan pada tahun 1954. Ngee Ann Polytechnic, memiliki sejarah awal dalam tahun 1963. Dua politeknik lainnya, Temasek Polytechnic & Nanyang Polytechnic, didirikan dalam tahun 1990-an. Yang modern, Republic Polytechnic didirikan pada tahun 2003.

Politeknik di Singapura menyediakan pendidikan diploma selama 3 tahun. Mereka menerima siswa berdasarkan hasil GCE taraf ?O?, GCE taraf ?A?, atau hasil pendidikan pada Institute of Technical Education (ITE). Tidak seperti politeknik pada beberapa negara lain, mereka nir menawarkan program gelar.

Politeknik menawarkan berbagai macam pendidikan pada aneka macam bidang termasuk teknik, studi bisnis, akuntansi, pariwisata, manajemen perhotelan, komunikasi massa, media digital, & bioteknologi. Ada juga program spesifik seperti teknik kelautan, penelitian laut, keperawatan, dan optometri.

Lulusan politeknik menggunakan nilai yg baik dapat melanjutkan ke jenjang pendidikan lebih lanjut pada universitas atau universitas luar negeri.

Politeknik jua telah bekerja sama menggunakan poly universitas asing buat memberikan kesempatan pada lulusannya buat mendapatkan gelar atau pendidikan tambahan.

7.2. Institute of Technical Education

Institute of Technical Education (ITE) mendapat siswa menurut hasil GCE tingkat ?O? Atau GCE tingkat ?N? Lalu diberikan pendidikan selama dua tahun buat mendapatkan ?Sertifikat Nasional ITE? Terdapat empat sekolah ITE pada Singapura. Beberapa lulusan ITE melanjutkan pendidikannya di politeknik & universitas. Lulusan ITE terkadang dilihat kurang mampu dan mungkin kurang sukses dibandingkan Junior College.

8. Universitas di Singapura

Singapura memiliki enam universitas negeri yaitu National University of Singapore, Nanyang Technological University, Singapore Management University, Singapore University of Technology & Design, Singapore Institute of Technology, dan SIM University.

National University of Singapore dan Nanyang Technological University masing-masing memiliki lebih dari 30.000 mahasiswa dan menyediakan berbagai program gelar sarjana dan pascasarjana termasuk gelar doktor. Keduanya juga mendirikan universitas riset dengan ribuan staf peneliti dan mahasiswa pascasarjana. Pada tahun 2012, kedua universitas ini masuk ke daftar 50 universitas terbaik di dunia.

Singapore Management University (SMU) yang dibuka pada tahun 2000 adalah rumah bagi lebih dari 7.000 mahasiswa dan terdiri dari enam fakultas yang menawarkan program sarjana, pascasarjana, dan PhD di Manajemen Bisnis, Akuntansi, Ekonomi, Manajemen Sistem Informasi, Hukum, dan Ilmu Sosial. Universitas ini memiliki pusat penelitian, sejumlah lembaga unggulan, dan memberikan program-program untuk publik.

SIM University (UniSIM) adalah universitas swasta yang dibuka pada tahun 2005 dan hanya menerima mahasiswa paruh waktu dan menawarkan program gelar paruh waktu untuk orang dewasa yang sedang bekerja. Pada tahun 2012, pemerintah memberikan status negeri pada UniSIM dan berencana memperluas universitas dengan menawarkan program gelar penuh waktu.

Dua universitas lain yang juga disponsori pemerintah yaitu Singapore University of Technology and Design dan Singapore Institute of Technology. Banyak perguruan tinggi swasta yang ada, termasuk perguruan tinggi asing yang telah mendirikan kampus di Singapura seperti Chicago Business School dan Technische Universität München.

James Cook University Singapore, University of Adelaide, Southern Cross University, University of New Brunswick, Queen Margaret University, Temple University, The City University of New York, Baruch College, University of Nevada, Las Vegas, Aventis School of Management, Curtin University of Technology, dan University of Wales Institute, Cardiff telah membangun kampus di Singapura untuk memberikan kesempatan kepada siswa lokal dan asing (khususnya Asia) untuk mendapatkan pendidikan universitas Barat dengan biaya yang lebih sedikit.

Pemerintah telah berencana membangun universitas baru yang bernama Singapore University of Technology and Design (SUTD) untuk memenuhi meningkatnya permintaan pendidikan universitas. Pengerjaannya dimulai pada bulan April 2012. Kampusnya di Changi siap pada awal 2015.

Biaya kuliah rata-rata di universitas negeri Singapura sekitar S$ 15.000 – S$ 18.000 per tahun (tuition grant/penerima beasiswa); sedangkan S$ 24.000 – S$ 26.000 per tahun (non tuition grant). Penerima beasiswa harus bekerja magang di perusahaan Singapura selama kurang lebih tiga tahun tergantung dari kontrak kerjanya. Syarat minimal masuk ke universitas di Singapura adalah IELTS 6.0. Sedangkan untuk mendapatkan gelar master (PhD) di Singapura, persyaratan minumum adalah IELTS 6.5.

9. Sekolah Internasional dan Sekolah Swasta di Singapura

Karena banyak penduduk Singapura yang berasal dari luar negeri, Singapura menjadi pusat bagi banyak sekolah internasional. Sekolah internasional dan sekolah swasta di Singapura umumnya tidak mengijinkan siswa Singapura untuk mendaftar tanpa ijin dari Kementerian Pendidikan. Siswa dari sekolah internasional kebanyakan berasal dari Malaysia, India, Indonesia, Republik Rakyat Tiongkok, Taiwan, Korea Selatan, Filipina, Vietnam, Belanda, dan Inggris.

Namun, pada 29 April 2004 Kementerian Pendidikan mengijinkan tiga sekolah internasional untuk merekrut siswa Singapura tanpa perlu ijin dari pemerintah. Sekolah tersebut harus mengikuti kebijakan wajib yang ditetapkan oleh Kementerian seperti menyanyikan lagu kebangsaan Singapura dan melakukan upacara bendera setiap pagi. Biaya sekolah ini 15 sampai 20 persen lebih rendah dibandingkan dengan sekolah internasional lainnya.

Didirikan di bawah Undang-Undang Pendidikan Swasta, Dewan Pendidikan Swasta adalah lembaga yang mengatur sektor pendidikan swasta. Selain perannya sebagai regulator lembaga pendidikan swasta, Dewan juga memfasilitasi upaya pengembangan standar pendidikan swasta.

10. Singapura Sebagai “Global Schoolhouse”

Pendidikan selalu menjadi fokus utama Singapura sejak kemerdekaannya pada tahun 1965. Hal ini dikarenakan Singapura tidak memiliki sumber daya alam sehingga kualitas sumber daya manusia harus ditingkatkan dengan membangun ekonomi berbasis pengetahuan.

Dalam beberapa tahun terakhir, tujuan dari sektor pendidikan dan pendidikan tinggi tidak hanya sekedar membangun kemampuan tenaga kerja lokal, tetapi mulai dijadikan sebagai sumber pendapatan oleh pemerintah. Rencana pemerintah yang dimulai pada tahun 2002 adalah menjadikan Singapura sebagai “Global Schoolhouse” dengan menarik mahasiswa internasional. Saat ini, Singapura adalah negara tujuan yang populer bagi siswa internasional. Pada tahun 2002, sektor pendidikan menyumbang 3,6% dari perekonomian Singapura. Pemerintah menargetkan pertumbuhan sektor ini hingga mencapai 5% dari perekonomian Singapura dalam dekade berikutnya.

11. Kebijakan Pendidikan di Singapura

Sekolah di Singapura menerapkan sistem bilingual dimana bahasa Inggris adalah bahasa utama dan menjadi bahasa pengajaran di sekolah dan bahasa kedua adalah bahasa ibu (bahasa Mandarin, bahasa Melayu, atau bahasa Tamil). Orang India non-Tamil dapat mengambil bahasa Tamil atau bahasa lain yang tidak resmi seperti bahasa Bengal, bahasa Gujarat, bahasa Hindi, bahasa Punjab, atau bahasa Urdu. Namun, orang Tionghoa yang berlatarbelakang keluarga yang tidak berbahasa Mandarin harus belajar bahasa Mandarin. Siswa dengan latarbelakang orang Indonesia harus belajar bahasa Melayu.

Kebijakan pendidikan di Singapura dirancang untuk memastikan bahwa tidak ada anak yang tidak sekolah karena latar belakang keuangan. Iuran di sekolah negeri telah disubsidi. Tidak ada iuran di sekolah dasar namun setiap siswa harus membayar maksimum $6,5 per bulan untuk biaya operasional sekolah. Pemerintah menyediakan beasiswa bagi siswa dengan pendapatan keluarga kurang dari SGD$2.500 per bulan.

Sumber:

Judul

Alamat

Education in Singaporehttp://en.wikipedia.org/wiki/Education_in_Singapore
Pendidikan di Singapurahttp://www.suneducationgroup.com/pendidikan-di-singapura.html
SISTEM PENDIDIKAN DI SINGAPURAhttp://www.ef.co.id/upa/destinations/singapore/education-system/
Sistem Pendidikan di Singapurahttp://www.wisatasingapura.web.id/2011/07/03/sistem-pendidikan-di-singapura/
Dengan bantuan terjemahan dari Google Translate

Anda bisa request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.com

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...