Follow @HediSasrawan
Saya membuat cerita pendek bersambung seri My 2nd Love. Seri cerita ini akan menceritakan seorang siswa yang hampir putus asa dalam mencari cewek idamannya dan kemudian dia menyadari bahwa ‘sebagai siswa, belajar no.1 sedangkan cinta hanya untuk menyemangati belajar’. Seri ini tidak akan diketahui bagaimana akhirnya karena akan terus bersambung seiring imajinasi dan kreativitas tim saya.
1...2...3... Akhirnya pengumuman output NEM UN SD terpasang pada papan pengumuman sekolah. Semua berbondong-bondong melihat output ujian nasional mereka. Aku juga melihat hasilnya dan betapa senangnya saat total NEMku 27.00(terlihat mini kini akan tetapi dalam tahun 2008 itu benar-benar besar ). Akhirnya saya mampu masuk Sekolah Menengah pertama yg saya idam-idamkan selama ini, yaitu Sekolah Menengah pertama Maju Jaya. Di sekolahku, terdapat yg bahagia karena SMP idamannya tercapai, terdapat pula yg menangis lantaran gagal dalam mencapai SMP yang diidam-idamkannya. Tetapi, aku bersyukur lantaran seluruh temanku lulus menggunakan nilai yang cukup memuaskan
Oh ya, pertama-tama, aku perkenalkan diri terlebih dahulu, nama panggilanku Heri. *pamer dikit* aku merupakan orang terpintar di Sekolah Dasar ini dan super tampan(aisspeh, lebay!). Aku memiliki seorang kakak yang bernama Dewi. Dia orangnya manis & pintar. Dia pula sempat menjuarai beberapa lomba matematika dan fisika tingkat SMA. Yap, dia merupakan cewek yang getol pelajaran yg berhubungan dengan hitung-hitungan.
Aku berlari ke tempat tinggal & memberitahu kakakku bahwa aku lulus menggunakan nilai yang relatif buat mendaftar di SMP Maju Jaya. Aku berteriak mengedor-ngedor pagar rumah karena pagarnya masih dikunci. Kakakku bangun dari tidurnya & eksklusif membukakan pagarnya. Dia sedikit kesal sambil menyampaikan,
?Duuhh.. Jangan digedor-gedor dong pagarnya. Ribut tau, kakak masi tidur tersebut? Istilah kakakku sembari sedikit murka
?Biarin, lagian kalau gak adik gedor-gedor pintunya, kakak gak bakal bangun. Trus kapan kakak bukain saudara termuda pagar?? Ujarku
?Udah-udah! Oh ya, gimana hasil ujianmu? Bagus gak??
?Mengagumkan banget lho, kak. Rata-homogen NEM saudara termuda 9 lho?
?Wah, hebat bener. NEM itu relatif buat mendaftar pada SMP Maju Jaya?
?Wah, yg bener tuh kak??
?Iyalah, masak kakak dusta ?
?Owh, makasi yaa kak infonya? Saya lalu pergi ke kamar tidurku buat berganti pakaian dan kakakku melanjutkan tidur siangnya.
Anyway, saya akan mendaftar di sekolah favoritku, Sekolah Menengah pertama Maju Jaya. Aku menyukai sekolah itu lantaran Sekolah Menengah pertama Maju Jaya memiliki fasilitas yang lengkap dan ruangan kelasnya rapi & bersih. Teman-temannya pula baik-baik dan ga pinter-pinter amat. Jadi aku lebih gampang bersaing dengan mereka. Hihihi.. :D
Aku nir tabah menunggu orangtuaku tiba dan memberitahuakn NEMku. Yap, ke 2 orangtuaku memang sibuk banget. Papa ku bekerja pada perkantoran di pusat kota Denpasar. Sementara mamaku bekerja sebagai general manajer disebuah hotel ternama pada Kuta. Jadi, aku memang lebih seringkali hanya berdua bersama kakakku yg kadang menjengkelkan pada rumahku alias istanaku. Aku sebut istana lantaran hampir semua yg aku inginkan ada di rumahku. Kalau main game, terdapat personal komputer , Playstation, & terdapat WiFi di rumahku. Jadi, aku nir pernah bosan usang-lama pada tempat tinggal .
Akhirnya papaku tiba. Dengan semangat aku berlari menuju garasi dan ketika papaku keluar berdasarkan kendaraan beroda empat, saya mengungkapkan menggunakan bangga,
?Pa, tau gak, homogen-homogen NEM adik 9 loh? (aku emang menyebut namaku dengan ?Saudara termuda?. Dari kecil aku sudah dipanggil begitu oleh orangtuaku pula kakakku. Tapi tidak apa-apa, yg penting akrab kan?)
?Wah hebat sekali anak papa? Papaku sangat bahagia & menggendongku sampai di ruang keluarga ?Papa punya kejutan loh buat adik?
?Wah, apa kejutannya pa??
?Tunggu dulu yaa? Papa balik ke kendaraan beroda empat dan merogoh sebuah bungkusan yang terlihat tipis akan tetapi relatif gede ?Ini dia? Sembari membuka bungkusan itu ?Ini laptop buat adik, di SMP Maju Jaya kan telah pada pake laptop seluruh. Daripada uangnya papa gunakan buat nombok, kan lebih baik papa pake buat beli laptop yg mengagumkan. Semoga menggunakan ini, semangat belajar saudara termuda lebih semakin tinggi?
?Waah, makasi yaa pa? Wah, ternyata kejutan dari papa adalah sebuah laptop Sony Vaio. Aku bahagia sekali ?Pa, kapan saudara termuda mendaftar di Sekolah Menengah pertama Maju Jaya??
?Minggu depan pendaftarannya mulai dibuka? Ujar papa
?Owh, hmm? Adik mau ke kamar dulu yaa. Mau nyoba laptop baru saudara termuda. Hehe? Aku hendak berlari ke kamar tapi papa memanggilku,
?Oh ya, laptopnya jangan diinstal macem-macem lagi yaa. Disana sudah terdapat semua yg saudara termuda butuhkan kecuali game. Kalo mau main game, pake komputer adik aja. Jangan diinstal game, nanti laptopnya mampu disita?
?Okee pa? Ujarku sambil berlari ke kamarku.
Nah, akhirnya sampai juga aku di kamarku yg berada di lantai 2 rumahku. Kamarku tuh spesial kamar cowok mau ABG. Mainan mulai hilang, dan kini telah diganti menggunakan TV, konsol, meja belajar, dan beberapa gadgetku. Aku memainkan laptop baruku pada loka tidur. Ternyata benar kata papa, semuanya telah lengkap di laptop baruku ini. Windows 7, udah. Office 2010, jua udah. Cukuplah untuk sekolah & gaya-gayaan. Hehe.. 
1 minggu kemudian?..
Saya pun mendaftarkan diri dibantu oleh orangtuaku & akhirnya aku diterima pada sekolah itu. Aku sangat bahagia. Selain itu, aku pula menerima kelas A, kelas terfavorit pada sekolah itu. Aku jua senang ketika mengetahui bahwa saya merupakan murid dengan NEM tertinggi ke-10 pada sekolah itu. Saking senangnya, aku sampai menari-nari menyanyikan lagu Iwak Peyek. Iwak peyeek..... Iwak peyeek..... Iwak peyek nasi jagung *trektektekdungces* hahay aseek... 
Aku pun diberi libur selama satu hari *iyaiyalah.. Sekarang kan hari Minggu*. Papa lalu membangunkanku,
?Dik, bangun. Jalan-jalan yuuk ke Sekolah Menengah pertama Maju Jaya? Istilah papa sambil menggoyang-goyangkan tubuhku.
Aku datang-tiba bersemangat buat bangun ?Apa? Bener? Ayoo!?
?Yasudah mandi dulu sana, papa tunggu di mobil yaa. Yang cepet?
?Siip? Kataku sembari mengacungkan jempol lalu berlari ke kamar mandi.
Aku cepat-cepat mandi & eksklusif menemui papa pada mobil. Kami pun berangkat ke SMP Maju Jaya, saya nir tabah misalnya apa rupa sekolah baruku. Di dalam hati saya menyampaikan ?Sekolah Menengah pertama Maju Jaya! Aku dataang!!!?. Ternyata sekolahnya tidak terlalu jauh menurut rumahku. Aku pun turun menurut kendaraan beroda empat & berkeliling sementara waktu ditemani papaku. Ternyata sahih, sekolahnya gede, higienis, & rapi. Sekolahnya berada pada dalam jalan mini yang agak jauh berdasarkan jalan raya sebagai akibatnya suara bising tunggangan nir terdengar menurut Sekolah Menengah pertama Maju Jaya. Hari mulai agak siang dan panas. Sampai papa mengungkapkan,
?Dik, pergi yuuk, udah siang nih. Papa ajak men ke Mc?D untuk makan siang?
?Okee, pa? Ujarku.
Aku beserta papa kemudian pergi ke Mc?D buat makan siang dan membeli menu yg biasa aku beli disana yaitu paket BigMac, Ice Cone, Coca-Cola, dan Friench Fries. Wah saya nir tabah buat berkenalan dengan sahabat baruku. Seperti apa yaa temanku besok. Hmm? Gara-gara itu, saya memikirkan kebahagiaan saat beserta temanku.
Bersambung.....