Minggu, 23 Mei 2021

Ekonomi Mikro (Artikel Lengkap)

Ekonomi mikro (sering juga ditulis mikroekonomi) adalah cabang dari ilmu ekonomi yang mempelajari perilaku konsumen dan perusahaan serta penentuan harga-harga pasar dan kuantitas faktor input, barang, dan jasa yang diperjualbelikan. Secara umum, ekonomi mikro membahas perilaku ekonomi dalam lingkup individu, rumah tangga, perusahaan, dan pasar. Pembahasannya meliputi pemanfaatan sumber daya ekonomi bagi kehidupan masyarakat serta perilaku produsen dan konsumen dalam melakukan interaksi di pasar. Cakupan pembahasan ekonomi terbatas pada kegiatan ekonomi yang lebih sempit dan khusus.

Ekonomi mikro menilik variabel-variabel ekonomi dalam lingkup mini misalnya perusahaan, tempat tinggal tangga. Ekonomi mikro jua menyelidiki bagaimana aneka macam keputusan & konduite tadi memengaruhi penawaran & permintaan atas barang dan jasa, yg akan memilih harga; dan bagaimana harga, pada gilirannya, memilih penawaran & permintaan barang & jasa selanjutnya.

Kebalikan menurut ekonomi mikro merupakan ekonomi makro, yang membahas aktivitas ekonomi secara keseluruhan, terutama mengenai pertumbuhan ekonomi, inflasi, pengangguran, berbagai kebijakan perekonomian yg bekerjasama, dan pengaruh atas majemuk tindakan pemerintah (misalnya perubahan taraf pajak) terhadap hal-hal tersebut.

Mikro artinya kecil, dengan demikian ekonomi mikro boleh diartikan sebagai “ilmu ekonomi kecil”. Menerangkan arti kata ekonomi mikro dengan cara mengartikan masing-masing kata secara harfiah tidak akan memberikan penerangan yang tepat mengenai arti dan konsep ekonomi mikro. Berdasarkan pola dan ruang lingkup analisisnya, ekonomi mikro adalah satu bidang studi dalam ilmu ekonomi yang menganalisis mengenai bagian-bagian kecil dari keseluruhan kegiatan perekonomian. Dalam teori ekonomi mikro permasalahannya dapat dibagi dan dibedakan menjadi tiga persoalan yaitu:

Apakah jenis-jenis barang dan jasa yang perlu diproduksikan? (What)

Bagaimanakah barang dan jasa yang diperlukan masyarakat akan dihasilkan? (How)

Untuk siapakah barang dan jasa perlu dihasilkan? (For Whom)

Aspek yang pertama yang diterangkan dalam teori ekonomi mikro merupakan mengenai aktivitas suatu pasar barang. Dilihat dari pandangan ekonomi mikro, suatu perekonomian itu adalah gabungan dari aneka macam jenis pasar, termasuk pasar barang. Maka buat mengenal corak aktivitas suatu perekonomian, kita diantaranya perlu memperhatikan corak operasi suatu pasar barang.

Kegiatan tawar-menawar barang dilakukan antara panjual dan pembeli atau penghasil dan konsumen pada pasar. Kegiatan ini dilakukan untuk membangun harga sesuai menggunakan kesepakatan ke 2 belah pihak. Pembentukan harga terjadi melalui proses interaksi permintaan dan penawaran antara penjual dan pembeli. Kesepakatan harga akan menghasilkan harga keseimbangan. Dengan memeriksa ekonomi mikro dapat diketahui konflik yang terjadi pada hubungan pada pasar.

Aspek berikut yg dianalisis teori ekonomi mikro adalah mengenai tingkah laris pembeli dan penjual pada pasar. Kegiatan pembuat dan konsumen pada kegiatan ekonomi didasari oleh tujuan masing-masing. Pada ekonomi mikro ajab dibahas tentang upaya konsumen dalam memenuhi kebutuhannya menggunakan pendapatan yang terbatas. Sementara itu, dalam konduite produsen dibahas tentang upaya produsen dalam memperoleh keuntungan sebanyak-besarnya. Anggapan-asumsi yg dipakai buat menanalisis perilaku pembuat dan konsumen dalam aktivitas ekonomi merupakan sebagai berikut:

penghasil dan konsumen melakukan aktivitas ekonomi secara rasional.

Konsumen berusaha buat memperoleh kepuasan maksimal dengan dana yg terbatas.

Produsen berusaha buat memperoleh keuntungan sebanyak-besarnya dengan pengorbanan eksklusif.

Aspek penting lain yang dianalisis teori ekonomi mikro merupakan hubungan penjual & pembeli di pasaran faktor-faktor produksi. Pasar faktor produksi menyediakan faktor-faktor produksi yang diperlukan oleh tempat tinggal tangga pembuat buat melakukan kegiatan produksi. Faktor produksi mencakup sumber daya alam, asal daya manusia, sumber daya modal, dan kewirausahaan. Faktor-faktor produksi tersebut disediakan oleh tempat tinggal tangga konsumen. Atas penyediaan faktor-faktor produksi, rumah tangga konsumen akan memperoleh balas jasa. Pada pasar faktor produksi juga terjadi tawar-menawar antara produsen & konsumen dalam pembentukan harga.

Teori ekonomi mikro ditemukan & dikembangkan oleh para ahli ekonomi klasik, yaitu di kurang lebih abad ke-18 dan abad ke -19. Diantara mereka adalah Adam Smith, David Ricardo, yg lalu dikembangkan oleh Marshall dan Piqou. Dalam penyusunan teori ekonomi mikro, para pakar ekonomi tersebut menggunakan beberapa anggapan dasar, yaitu :

Setiap subjek ekonomi umumnya selalu bertindak ekonomis rasional.

Setiap subjek ekonomi mempunyai liputan yg lengkap atas banyak sekali macam insiden yang terjadi di pasar.

Tingkat gerak yg tinggi, sebagai akibatnya para subjek ekonomi dapat segera menyesuaikan diri atau mengadakan penyesuaian terhadap perubahan-perubahan yg terjadi pada pasar.

Dengan asumsi-anggapan pada atas, para pakar ekonomi klasik memiliki keyakinan bahwa aktivitas ekonomi akan berkembang terus menerus secara efisien, pertumbuhan ekonomi akan semakin meningkat, dan akan tercapai kesempatan kerja penuh (full employment). Meskipun masih ada beberapa masalah ekonomi pada indonesia yg patut sebagai perhatian buat segera diselesaikan.

Konsep the invisible hand dari Adam Smith menjelaskan bahwa dalam perekonomian bebas (tanpa campur tangan  pemerintah) perekonomian akan mencapai kondisi keseimbangan melalui mekanisme harga yang terjadi di pasar.

Dalam perkembangan zaman, pertarungan ekonomi mikro mulai muncul. Tidak setiap masalah baru tersebut bisa diselesaikan dengan prosedur pasar. Hal ini dianggap menggunakan kegagalan pasar (market failure).

Contoh kegagalan pasar adalah pengadaan barang publik (barang yang penggunaannya secara bersama) seperti  jalan raya. Produsen (kontraktor) tidak akan membangun jalan raya secara gratis. Dengan demikian maka pembangunan jalan raya diambil alih oleh pemerintah dengan menggunakan dana APBN.

Ekonomi mikro merupakan suatu sistem yg menilik kegiatan ekonomi individu, yaitu individu yg posisinya menjadi konsumen dan jua individu menjadi pemilik faktor produksi, juga individu menjadi produsen.

Analisa ekonomi mikro dibagi sebagai 3, yaitu:

1. Teori harga, yaitu melihat interaksi antara penawaran & permintaan barang jasa didalam suatu pasar, faktor-faktor yang mempengaruhinya: struktur pasar, elastisitas penawaran, dan permintaan & sebagainya. Teori harga membahas tentang:

Proses pembentukan harga dipengaruhi sang hubungan antara permintaan & penawaran suatu barang atau jasa pada suatu pasar;

Faktor-faktor yang menghipnotis perubahan permintaan & penawaran,

Hubungan antara harga permintaan & penawaran

Bentuk-bentuk pasar

Menganalisa konsep elastisitas permintaan & elastisitas penawaran

2. Teori Produksi, yaitu menganalisa biaya produksi serta tingkat produksi optimal bagi penghasil sehingga mencapai taraf laba maksimum. Teori produksi menganalisa mengenai:

Masalah biaya produksi

Tingkat produksi yang paling menguntungkan bagi pembuat

Kombinasi faktor produksi yang harus dipilih sang produsen supaya tujuan buat mencapai laba mksimum tercapai.

3. Teori Distribusi, yaitu membahas taraf upah energi kerja, taraf bunga yang harus dibayarkan kepada pemilik modal, serta tingkat laba dari pengusaha. Teori distribusi membahas tentang:

Faktor-faktor yang memilih tingkat upah tenaga kerja

Tingkat bunga yang harus dibayar karena penggunaan modal

Tingkat laba yang diperoleh para pengusaha

Ruang lingkup kajian ekonomi mikro merupakan penghasil & konsumen. Tradisi berlandaskan teori Adam Smith. Ekonomi mikro dengan demikian memiliki ruang lingkup pada pembuat dan konsumen. Pembuat dan konsumen tersebut pada global ekonomi yg nyata adalah individu-individu dalam rumah tangga keluarga, masyarakat, atau perusahaan. Ekonomi juga mempelajari tingkah laku pembeli dan penjual & jua hubungan di pasar faktor produksi.

Secara ringkas ruang lingkup yg dipelajari dalam ilmu ekonomi mikro meliputi hal-hal berikut adalah:

Permintaan, penawaran, dan ekuilibrium harga pasar.

Elastisitas permintaan & elastisitas penawaran.

Teori konduite konsumen.

Teori produksi, biaya produksi, penerimaan pembuat, dan keuntungan.

Pasar persaingan paripurna.

Pasar monopoli.

Pasar oligopoli.

Pasar persaingan monopolistik.

Permintaan akan input.

Mekanisme harga & distribusi pendapatan.

Ekonomi mikro yang diterapkan termasuk area besar belajar, banyak diantaranya menggambarkan metode berdasarkan yang lainnya. Regulasi dan organisasi industri mengusut topik misalnya masuk dan keluar menurut firma, penemuan, anggaran merek dagang. Hukum & Ekonomi menerapkan prinsip ekonomi mikro ke pemilihan dan penguatan menurut berkompetisi dengan rezim legal & efisiensi relatifnya. Ekonomi Perburuhan menilik upah, kepegawaian, dan dinamika pasar buruh. Finansial publik (pula dikenal dengan ekonomi publik) menyelidiki rancangan berdasarkan pajak pemerintah dan kebijakan pengeluaran dan pengaruh ekonomi dari kebijakan-kebijakan tadi (misalnya, program premi sosial). Ekonomi kesehatan mengusut organisasi berdasarkan sistem kesehatan, termasuk peran menurut pegawai kesehatan & program asuransi kesehatan.

Politik ekonomi mempelajari peran berdasarkan institusi politik dalam memilih munculnya sebuah kebijakan. Ekonomi kependudukan, yang mengusut tantangan yang dihadapi sang kota-kota, misalnya gepeng, polusi air & udara, kemacetan kemudian-lintas, dan kemiskinan, digambarkan dalam geografi kependudukan & sosiologi. Finansial Ekonomi menilik topik misalnya struktur berdasarkan portofolio yang optimal, rasio berdasarkan pengembalian ke kapital, analisa ekonometri dari keamanan pengembalian, dan norma finansial korporat. Bidang Sejarah ekonomi menyelidiki evolusi menurut ekonomi dan institusi ekonomi, menggunakan metode & teknik dari bidang ekonomi, sejarah, geografi, sosiologi, psikologi & ilmu politik.

Sumber:
1. Burhan. Umar. 2006. Konsep Dasar Teori Ekonomi Mikro. Malang: Badan Penerbit Fakultas Ekonomi Universitas Brawijaya
2. Case & Fair. 2002. Prinsip-Prinsip Ekonomi Mikro. Jakarta: Prenhallindo
3. Sukirno. Sadono. 2011. Mikroekonomi Teori Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers
4. Feryanto. Agung, dkk. 2012. PR Ekonomi Kelas X Semester 2. Klaten: PT Intan Pariwara
5. Ekonomi Mikro, Ekonomi Makro, dan Kebijakan Ekonomi (Materi Ringkasan) (hedisasrawan.blogspot.com)
6. EKONOMI MIKRO DAN EKONOMI MAKRO SERTA MASALAHNYA (obrolanekonomi.blogspot.com)
7. Ekonomi Mikro dan Makro – Pengertian dan Perbedaan (nyomansudapet.dosen.narotama.ac.id)
8. Ekonomi mikro (id.wikipedia.org)
9. Pengantar Ekonomi Mikro 1 (bayu96ekonomos.wordpress.com)
10. Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro (plengdut.blogspot.com)
11. PENGERTIAN EKONOMI MIKRO DAN MAKRO (student.uniku.ac.id)

Semoga bermanfaat, Tetap Semangat! | Materi Pelajaran

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...