Selasa, 27 April 2021

Ekosistem (Materi Ringkasan)

Ekosistem adalah hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya. Ilmu yang mempelajari hubungan timbal balik antara makhluk hidup dengan lingkungannya disebut ekologi. Tempat hidup makhluk hidup disebut habitat.

Lingkungan makhluk hayati terdiri menurut lingkungan biotik & lingkungan abiotik. Lingkungan biotik terdiri berdasarkan seluruh makhluk hayati. Lingkungan abiotik terdiri menurut suhu, cahaya, air, kelembapan, udara, garam-garam mineral, dan tanah.

Terdapat 3 interaksi makhluk hidup dengan lingkungannya. Yaitu interaksi antar-individu, interaksi antar-populasi, dan hubungan antara komponen abiotik & biotik.

Bentuk hubungan antar populasi merupakan:

Predasi. Antara makan dan dimakan. Yang memakan disebut predator, yang dimakan disebut mangsa (prey).

Kompetisi.

Simbiosis. Terdiri dari simbiosis mutualisme (sama-sama menguntungkan), simbiosis komensalisme (satu diuntungkan dan satu lagi tidak diuntungkan maupun tidak dirugikan. Contoh: anggrek menempel di pohon mangga), dan simbiosis parasitisme (satu diuntungkan dan satu dirugikan).

Suatu individu dibagi empat yaitu pembuat, konsumen, dekomposer (pengurai. Contoh: bakteri dan jamur), dan detrivor (pemakan bangkai. Contoh: cacing tanah, siput, keluwing, bintang bahari, & kutu kayu).

Secara generik terdapat 3 tipe ekosistem yaitu ekosistem air (akuatik), ekosistem darat (terestrial), & ekosistem protesis.

Ekosistem air (akuatik) terdiri dari ekosistem air tawar, ekosistem laut, ekosistem esturari (antara sungai & bahari/delta), ekosistem pantai pasir, ekosistem pantai batu, ekosistem terumbu karang, dan ekosistem bahari pada.

Ekosistem darat (terestrial) terdiri berdasarkan hutan hujan tropis, sabana (curah hujan lebih rendah berdasarkan hutan hujan tropis & didominasi oleh semak & pohon), padang rumput (curah hujan lebih rendah daripada sabana), gurun, hutan gugur, taiga (dingin & didominasi oleh hutan pinus), dan tundra (pada dekat kutub utara diklaim tundra artik & pada zenit gunung diklaim tundra alpin).

Ekosistem buatan merupakan ekosistem yang diciptakan oleh manusia buat memenuhi kebutuhannya. Contoh: bendungan, waduk, hutan tanaman produksi, sawah, pedesaan, kolam, perkotaan, dll.

Dalam rantai kuliner, terdapat penghasil, konsumen primer, konsumen sekunder, & konsumen puncak . Rantai kuliner yang kompleks, saling berkaitan, dan bercabang-cabang diklaim jaring-jaring makanan.

Cahaya mentari diubah oleh pembuat menjadi tenaga kimia melalui jalur rantai makanan. Energi kimia mengalir berdasarkan penghasil ke konsumen. Energi kimia tersebut sebagian digunakan dan sebagian lagi disimpan. Produktivitas ekosistem adalah pemasukan & penyimpanan tenaga dalam suatu ekosistem. Produktivitas ekosistem dibagi 2 yaitu produktivitas primer dan produktivitas sekunder.

Produktivitas primer adalah kecepatan membarui energi cahaya surya menjadi energi kimia pada bentuk bahan organik oleh organisme autotrof.

Produktivitas sekunder merupakan kecepatan tenaga kimia mengubah bahan organik sebagai simpanan energi kimia baru oleh organisasi heterotrof.

Piramida ekologi menggambarkan struktur trofik suatu ekosistem. Struktur trofik adalah insiden makan & dimakan antar-organisme dalam suatu ekosistem. Piramida ekologi terdiri berdasarkan piramida tenaga (menggambarkan tingkat kehilangan tenaga dari suatu rantai kuliner), piramida biomassa (mendeskripsikan tingkat berkurangnya transfer tenaga dalam setiap taraf trofik) & piramida jumlah (menggambarkan jumlah individu dalam setiap taraf trofik).

Dalam suatu ekosistem, energi kimia sebagian besar hilang dalam setiap tingkat trofik tetapi materi pada tiap tingkat trofik nir hilang. Materi tersebut didaur ulang yang melibatkan makhluk hidup dan batuan yg disebut siklus biogeokimia.

Daur air: air laut > menguap > kondensasi > turun hujan > air mengalir ke laut

Daur karbon: karbon di atmosfer > diserap pohon | dihirup hewan > daun mengering dan jatuh | hewan mati > dan dan hewan mengalami pembusukan > bahan bakar fosil > pembakaran bahan fosil > karbon ke atmosfer.

Suksesi merupakan proses perkembangan suatu komunitas melalui tahap-tahap yg dapat diprediksi. Suksesi terdri dari suksesi utama, suksesi sekunder, dan komunitas titik puncak.

Suksesi primer merupakan kumpulan suatu komunitas baru dalam suatu daerah yang diawali oleh suatu daerah yang kosong atau gundul. Biasanya terjadi sesudah letusan gunung berapi.

Suksesi sekunder merupakan pembentukan kembali suatu komunitas ke bentuk syarat awal setelah daerah tersebut rusak. Penyebab suksesi sekunder merupakan kebakaran, banjir, gempa bumi, atau aktivitas insan.

Komunitas titik puncak adalah output akhir dari suksesi yg berupa komunitas yg mengalami ekuilibrium.

Semoga berguna, Tetap Semangat!

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...