Sabtu, 10 Oktober 2020

Rantai Makanan (Artikel Lengkap)

Rantai makanan adalah urutan perpindahan energi makanan berdasarkan pembuat (tumbuhan) & berakhir dalam konsumen puncak (seperti beruang abu-abu dan paus pembunuh), detrivora (seperti cacing tanah), atau dekomposer (misalnya bakteri atau fungi). Rantai makanan jua memperlihatkan bagaimana organisme terhubung satu sama lain melalui kuliner yg mereka makan. Setiap level dari rantai makanan merepresentasikan perbedaan taraf trofik.

Satuan yg biasa dipakai buat menghitung trofik jaring-jaring makanan merupakan rantai makanan. Panjang rantai adalah jumlah rangkaian antara pembuat dan konsumen puncak .

1. Sejarah Rantai Makanan

Rantai makanan pertama kali diperkenalkan sang seorang ilmuwan & filsuf Afrika-Arab Al-Jahiz pada abad ke-9 masehi dan kemudian dipopulerkan dalam sebuah kitab yg diterbitkan pada tahun 1927 sang Charles Sutherland Elton, yang juga memperkenalkan konsep jaring-jaring makanan.

Dua. Panjang Rantai Makanan

Panjang rantai kuliner adalah variabel berkelanjutan yang menghitung panjang perpindahan energi & indeks struktur ekologis yg menghitung panjang hubungan linear rantai makanan dari trofik terendah (penghasil) ke trofik tertinggi (konsumen puncak ). Rantai kuliner sering dipakai di permodelan ekologis. Rantai kuliner adalah gambaran sederhana menurut jaring-jaring makanan, tetapi rumit dalam hal dinamika dan matematika. Para ilmuwan ekologi telah merumuskan & menguji hipotesis bahwa syarat ekologi berpengaruh tehadap panjang rantai kuliner.

Pada setiap tahap pemindahan tenaga, 80 sampai 90 % energi kimia hilang menjadi panas, karena itu panjang rantai kuliner biasanya hanya kurang lebih 4 sampai lima taraf. Panjang rantai makanan sesungguhnya tidak bisa dipengaruhi karena nir stabil. Rata-homogen panjang rantai kuliner berada pada antara 3 hingga enam strata. Bahkan ada yang lebih menurut enam tingkatan.

Tiga. Perbedaan Rantai Makanan menggunakan Jaring-Jaring Makanan

Rantai kuliner berbeda dengan jaring-jaring makanan lantaran jaring-jaring makanan merupakan jaringan kompleks mengenai rantai kuliner menurut banyak sekali fauna sehingga berbentuk misalnya jaring keuntungan-laba ad interim rantai makanan hanya mengikuti satu jalur lurus. Pada rantai kuliner organisme hanya memakan satu jenis organisme sedangkan dalam jaring-jaring makanan bisa lebih berdasarkan satu jenis organisme.

4. Komponen Utama Rantai Makanan

Rantai kuliner terdiri menurut produsen, konsumen, konsumen zenit, & pengurai.

Produsen adalah makhluk hidup autotrof yang bisa menghasilkan makanan sendiri dengan cara fotosintesis. Tumbuhan adalah produsen utama dalam rantai makanan.

Konsumen adalah pemakan makhluk hidup lain. Konsumen pertama biasanya merupakan hewan herbivora atau omnivora sedangkan konsumen berikutnya biasanya hewan karnivora atau omnivora.

Konsumen puncak adalah konsumen terakhir dengan kemungkinan menjadi mangsa sangat kecil. Biasanya hewan ini tergolong predator, terkuat, dan buas. Contoh konsumen puncak adalah elang, paus pembunuh, dan singa.

Pengurai adalah makhluk hidup yang menguraikan makhluk hidup lain yang telah mati. Contohnya adalah jamur dan bakteri.

Lima. Jenis-Jenis Rantai Makanan

Terdapat dua jenis rantai makanan yakni sebagai berikut:

Rantai makanan rerumputan (grazing food chain) adalah rantai makanan yang diawali dari tumbuhan pada trofik awalnya.

Rantai makanan sisa (detrius food chain) adalah rantai makanan yang tidak dimulai dari tumbuhan, tetapi dimulai dari detritivor (pengurai).

6. Contoh Rantai Makanan

contoh rantai makanan

Gambar diatas adalah contoh jaring-jaring makanan dimana model rantai makanannya adalah daun bunga sepatu (pembuat & tingkat trofik I) dimakan ulat, ulat (konsumen 1 & tingkat trofik II) dimakan burung pipit, dan burung pipit (konsumen dua & tingkat trofik III) dimakan burung elang (konsumen zenit & taraf trofik IV).

Berikut adalah beberapa contoh rantai makanan di darat:

Tumbuhan ? Rusa ? Serigala

Daun ? Belalang ? Katak ? Ular

Biji-bijian ? Tikus ? Ular

Rumput ? Rusa ? Singa

Berikut merupakan beberapa contoh rantai makanan pada perairan:

Fitoplankton (plankton menyerupai tanaman ) ? Ikan ? Anjing laut ? Paus pembunuh

7. Bahan Pencemar dalam Rantai Makanan

Bahan pencemar seperti limbah pabrik & insektisida protesis dapat masuk ke pada tubuh organisme dan berpindah melalui rantai kuliner lalu tidak dapat diuraikan. Hal ini sangat berbahaya lantaran dapat meracuni tanah dan bahkan tubuh manusia yg mengkonsumsi makhluk hidup yg telah tercemar tadi.

Sumber:

Judul

Alamat

Dengan donasi terjemahan menurut Google Translate.

Anda mampu request artikel mengenai apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.Com

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...