Review program Mario Teguh Golden Ways sebelumnya:
Sekarang aku akan mengulas kembali acara Mario Teguh Golden Ways edisi Minggu, 24 Maret 2013. Temanya kali ini adalah Sibuk is Good. Saya akan memberikan poin-poin yg bisa saya simak dalam program ini. Saya akan memakai gaya bahasa saya sendiri dan mungkin kurang seksama. Langsung saja kita simak selengkapnya?..
Saat kita meminta, kita wajib kentara memintanya. Berdoalah & memintalah uang 100 juta pada Tuhan. Apabila kita menginginkan sesuatu haruslah jelas. Saat kita membeli sesuatu, kita jua harus memperjelasnya, jika tidak maka kita nir akan menerima apa yg kita inginkannya. Kita harus mengungkapkan ?Beli sayur hijau satu ikat?. Daripada menyampaikan ?Beli sayur?. Maka berdasarkan itu, memperjelas permintaan juga akan memperjelas upaya yg wajib kita lakukan untuk mendapatkannya. Lakukan yang tidak umum supaya kita diperlakukan khusus.
Kita minta pada Tuhan yg baik daripada yg poly & lebih baik lagi jika rejeki kita diperbanyak. Orang yang meminta poly maka dia akan cenderung sombong. Bersyukurlah maka Anda akan diberikan lebih oleh Tuhan. Lebih baik rejeki orang yg berbahagia daripada rejeki orang murung . Percayakan pada Tuhan lantaran Tuhan nir pernah mengecewakan orang baik. Berbanggalah pada nama. Karena nama kita adalah alamat rejeki kita. Maka menurut itu, kita harus membaikkan nama kita. Rejeki baik buat orang baik. Rejeki pertama itu merupakan ingin menjadi orang baik. Lakukan diri dengan lapang dada.
Banyak orang yang mendapatkan rejeki tidak disimpan dan digunakan buat berfoya-foya. Jika begitu Tuhan akan menciptakan kita meratapi perbuatan itu. Jadi Tuhan sudah memberi kita kapital, hanya saja kita tak jarang lupa. Keajaiban itu berpihak pada yg berani. Banyak orang yg jatuh miskin karena takut miskin. Mereka takut miskin sebagai akibatnya beliau harus berhutang buat menutupi kemiskinannya & kemudian beliau sebagai lebih miskin lagi. Perluas kebaikan kita & perluas kesungguhan kita.
Lebih baik jadi pebisnis daripada PNS. Memang kedudukan PNS terkesan lebih tinggi, namun PNS masih punya atasan sedangkan pebisnis nir memiliki atasan karena atasannya merupakan dirinya sendiri. Untuk soal uang pensiunan, mengapa PNS acapkali kali mengeluh tentang uang pensiunnya yang kecil? Pebisnis masih bisa mempersiapkan hari tua menggunakan menabung. Pebisnis lebih bebas mengatur kapan beliau harus meliburkan diri tanpa harus takut pemotongan honor & bahkan dipecat.
Semoga berguna, Tetap Semangat!