Rabu, 17 Februari 2021

Organ pada Tumbuhan (Materi Lengkap)

organ pada tumbuhanOrgan merupakan gugusan jaringan yang secara bersama-sama melakukan tugas eksklusif. Organ tanaman terdiri atas akar, btg, daun, bunga, dan buah.

Akar adalah bagian tanaman berbiji yg berada di dalam tanah, berwarna putih, & bentuknya meruncing sehinga lebih mudah menembus tanah. Akar berasal dari akar forum (radix) yang terdapat pada biji tanaman . Akar berkembang dari meristem apikal ujung akar yg dilindungi sang tudung akar (kaliptra). Fungsi tudung akar merupakan buat melindungi ujung akar sewaktu menembus tanah.

Pembelahan sel meristem apikal membangun wilayah pemanjangan yg disebut wilayah/zona pemanjangan sel. Dibelakangnya terdapat zona diferensiasi sel atau zona pendewasaan sel, pada sini sel-sel akar berkembang sebagai beberapa sel permanen misalnya xylem, floem, parenkim, & sklerenkim.

Fungsi akar beragam, diantaranya:

Mengikat tubuh tanaman dalam tanah.

Menyimpan cadangan kuliner dalam bentuk umbi.

Menyerap air & garam-garam mineral terlarut.

Sebagai alat pernapasan.

Berikut merupakan bagian-bagian anatomi akar secara garis akbar:

Epidermis,terdiri dari satu lapis sel yang tersusun rapat dengan dinding sel yang tipis supaya mudah ditembus air. Pada zona diferensiasi, epidermis membentuk bulu/rambut akar yang berfungsi untuk memperluas permukaan penyerapan

Korteks, tersusun atas berlapis-lapis sel dengan dinding yang tipis dan memiliki ruang antarsel yang memungkinkan terjadinya pertukaran gas.

Endodermis, berupa satu lapis sel yang rapat dengan penebalan gabus pada dinding sel. Endodermis adalah pemisah antara korteks dan stele.

Stele/silinder pusat, di dalamnya terdapat berkas pengangkut (xilem dan floem).

Akar tumbuhan menyerap air & unsur hara dengan proses imbibisi, difusi, & osmosis. Bagian akar yang berfungsi buat melakukan penyerapan merupakan wilayah yg mempunyai rambut akar yg merupakan daerah ekspansi epidermis. Sebelum air tanah sampai ke xilem, air tanah terlebih dahulu melalui sel rambut akar (epidermis), korteks, endodermis, & perisikel.

akar dikotil dan monokotil

1.1. Struktur Akar Dikotil

Akar pada flora dikotil berbentuk tunggang. Xilem dan floem dalam flora dikotik tersusun menciptakan jari-jari (radial). Xilem berbentuk bintang pada pusat dan floem mengelilinginya. Di antara xilem dan floem masih ada kambium yang membentuk unsur kayu ke arah luar membangun kulit.

1.2. Struktur Akar Monokotil

Akar pada tanaman monokotil berbentuk serabut. Epidermis, korteks, & perisikel mempunyai struktur, lokasi, & fungsi seperti pada akar dikotil. Xylem dan floem mirip dengan flora dikotil, tetapi letak keduanya saling berdekatan lantaran nir mempunyai kambium. Empulur terletak di bagian tengah dan dikelilingi xilem dan floem secara berselang-seling.

Batang merupakan keliru satu organ flora berpembuluh yg berfungsi sebagai penyangga. Batang disusun oleh beberapa macam jaringan yang tidak sama sehingga terdiri dari beberapa tipe seperti btg berkayu, batang lembut & lunak (herbaseus), & btg tipe rumput (kalmus).

Fungsi btg adalah sebagai berikut:

Menyalurkan air & garam mineral berdasarkan akar ke daun dan zat kuliner berdasarkan daun ke seluruh bagian tubuh.

Mengarahkan flora agar menerima cahaya surya yg cukup.

Tempat penimbunan cadangan makanan.

Tempat melekatnya daun, bunga, & butir.

Struktur batang secara umum merupakan menjadi berikut:

Epidermis, tersusun rapat oleh selapis sel. Dinding luar terdapat kutikula. Fungsi epidermis adalah untuk melindungi jaringan di bawahnya.

Korteks, tersusun oleh beberapa lapis sel parenkim yang berdinding tipis dan terdapat banyak ruang antarsel. Disebut juga dengan istilah “kulit pertama”.

Stele (silinder pusat), stele adalah lapisan terdalam dari batang. Di dalamnya terdapat sel parenkim dan berkas pengangkut. Lapis terluar dari stele disebut perisikel atau perikambium.

batang dikotil dan monokotil

Dua.1. Struktur Batang Dikotil

Batang dikotil tersusun atas beberapa jaringan misalnya berikut:

Epidermis. Terletak di bagian terluar batang. Terdapat zat kitin yang berfungsi untuk melindungi batang agar tidak kehilangan banyak air.

Korteks. Terletak di antara epidermis dan endodermis. Terdapat sel kolenkim dan sel parenkim. Sel kolenkim berfungsi sebagai jaringan penunjang. Sedangkan sel parenkim sebagai jaringan dasar serta untuk mengisi dan menyimpan zat.

Stele. Terletak di sebelah dalam lapisan endodermis. Fungsi stele adalah untuk memberi kekuatan pada batang.

Perisikel yang menyelubungi berkas pembuluh batang.

Berkas pembuluh. Terletak di bagian dalam perisikel. Fungsi berkas pembuluh adalah sebagai pengangkut zat.

Kambium. Terletak di antara xilem dan floem. Kambium menyebabkan batang mengalami penambahan diameter. Fungsi kambium adalah untuk membentuk xilem dan floem. Terdapat dua tipe kambium yaitu kambium vaskuler yang berada di antara xilem dan floem, dan kambium intervaskuler yang berada di antara dua berkas pengangkut.

Floem. Terletak di bagian luar berkas pembuluh atau bagian luar kambium. Fungsi floem adalah untuk mengangkut zat makanan ke seluruh tubuh.

Xylem. Terletak di bagian dalam berkas pembuluh atau bagian dalam kambium. Fungsi xilem adalah untuk menyalurkan air dan garam mineral dari akar ke daun.

2.Dua. Struktur Batang Monokotil

Batang monokotil tersusun atas beberapa jaringan seperti berikut:

Epidermis. Terletak di bagian luar batang. Dinding selnya lebih tebal daripada dinding sel epidermis dikotil. Fungsi epidermis adalah sebagai pelindung supaya tidak banyak kehilangan air.

Meristem dasar. Terletak di jaringan yang berada di bagian dalam epidermis. Sampai sekarang belum ada yang mengetahui pasti fungsi meristem dasar.

Berkas pembuluh. Tersebar pada meristem dasar. Fungsi berkas pembuluh mirip dengan yang dimiliki tumbuhan dikotil.

Daun adalah organ flora yg memiliki fungsi utama buat membuat kuliner melalui proses fotosintesis. Selain itu, fungsi daun merupakan menjadi loka pengeluaran air dengan cara penguapan dan respirasi.

Berikut adalah struktur yg melapisi daun dimulai menurut atas:

Epidermis atas, terkadang dilapisi sang kutikula.

Jaringan palisade parenkim/jaringan tiang/jaringan pagar, mengandung poly klorofil.

Berkas pembuluh. Terdapat xilem dan floem yg berfungsi sebagai indera transportasi dan penguat daun pada bentuk tulang daun.

Jaringan spons parenkim/bunga karang, mengandung sedikit klorofil.

Epidermis bawah, terdapat stomata.

Secara morfologi daun terdiri dari helaian daun (lamina), tangkai daun (petiolus), dan pelepah daun (folius). Daun flora dikotil umumnya memiliki daun menggunakan susunan tulang daun menyirip & menjari. Sedangkan daun tumbuhan monokotil umumnya memiliki susunan tulang daun sejajar atau melengkung.

3.1. Bagian-Bagian Daun Dikotilpotongan melintang daun dikotil

Epidermis. Terdiri dari satu lapis sel (kecuali pada tumbuhan karet). Letak epidermis di permukaan atas dan bawah daun. Fungsi epidermis adalah untuk melindungi sel bagian dalam dari kehilangan air dan mempertahankan bentuk daun.

Kutikula melapisi permukaan daun dan mengalami penebalan oleh zat kitin. Fungsi kutikula adalah untuk mencegah penguapan melalui permukaan daun.

Stomata. Letak stomata di permukaan daun berupa celah pada lapisan epidermis dengan dua sel penutup. Fungsi stomata adalah sebagai tempat keluar masuk gas.

Mesofil adalah jaringan dasar yang tersusun atas dua lapisan sel yaitu palisade (jaringan pagar) dan spons parenkim (jaringan bunga karang).

Urat daun. Terdapat berkas pembuluh. Membentuk tulang daun.

Tiga.Dua. Bagian-Bagian Daun Monokotil

Epidermis. Terdiri dari satu lapis sel dengan penebalan kitin. Letak epidermis di permukaan daun. Fungsi epidermis adalah untuk melindungi daun dari kekeringan dan untuk mencegah penguapan.

Stomata. Struktur dan fungsi sama dengan stomata yang ada di daun dikotil. Hanya saja letaknya berderet di antara urat daun.

Mesofil. Letaknya di antara urat daun. Mesofil merupakan tempat berlangsungnya fotosintesis.

Urat daun. Letaknya pada helai daun yang berfungsi sebagai transportasi dan penguat daun.

bungaBunga adalah alat reproduksi flora. Berikut merupakan bagian-bagian bunga:

Kelopak bunga. Umumnya berwarna hijau. Fungsi kelopak bunga adalah untuk membungkus dan melindungi kuncup bunga sebelum mekar.

Mahkota bunga. Memiliki warna cerah. Fungsi mahkota bunga adalah untuk menarik serangga untuk datang dan menyerbuki bunga. Pada sebuah bunga dikotil biasanya terdapat mahkota bunga berjumlah 4, 5, atau kelipatannya. Sedangkan pada tumbuhan monokotil berjumlah 3 atau kelipatannya.

Benang sari. Adalah alat kelamin jantan pada tumbuhan. Jika serbuk sari masuk ke putik, maka akan terjadi pembuahan.

Putik. Adalah alat kelamin betina pada tumbuhan.

Anda sanggup request artikel mengenai apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.Com

Semoga bermanfaat Materi Pelajaran

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...