Senin, 18 Januari 2021

Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbon Dioksida dalam Pernapasan (Materi Lengkap SMA XI)

Mekanisme Pertukaran Oksigen dan Karbon Dioksida dalam PernapasanPertukaran gas antara oksigen & karbon dioksida terjadi di alveolus dan di sel jaringan tubuh melalui proses difusi. Oksigen akan berdifusi masuk ke darah pada kapiler darah yg menyelubungi alveolus. Kemudian, oksigen akan diikat oleh hemoglobin. Hemoglobin merupakan zat rona merah dalam sel darah merah.

Difusi bergantung dalam perbedaan dalam kualitas yg diklaim tekanan parsial. Pada waktu tekanan udara luar suatu atmosfer (760 mmHg), besarnya tekanan oksigen paru-paru 150 mmHg, di arteri 100 mmHg, di vena 40 mmHg, dan pada jaringan 40 mmHg, sebagai akibatnya oksigen bisa berdifusi ke sel-sel jaringan tubuh. Proses difusi berlangsung sederhana, yaitu hanya dengan gerakan molekul-molekul secara bebas melalui membran sel dari tekanan tinggi ke tekanan rendah.

Kemudian oksigen diangkut sang plasma darah & hemoglobin (Hb). Oksigen yg diangkut hemoglobin pada bentuk oksihemoglobin dan oksimioglobin. Makin tinggi tekanan parsial oksigen pada alveolus, maka semakin banyak oksigen yg terikat oleh hemoglobin. Sementara hanya 2-3% oksigen yg larut ke dalam plasma darah. Karbon dioksida berdifusi ke genre darah lantaran disparitas tekanan darah.

Hemoglobin akan mengangkut oksigen ke jaringan tubuh yg kemudian akan berdifusi masuk ke sel-sel tubuh untuk digunakan dalam proses respirasi. Proses difusi ini terjadi karena tekanan parsial oksigen dalam kapiler nir sama menggunakan tekanan parsial oksigen pada sel-sel tubuh. Di dalam sel-sel tubuh, oksigen digunakan untuk proses respirasi pada pada mitokondria. Hasil menurut respirasi menghasilkan karbon dioksida & dibawa ke pada kapiler vena melalui difusi.

Tekanan karbon dioksida pada jaringan 60 mmHg, pada vena 47 mmHg, dalam arteri 41 mmHg, & di dalam alveolus 35 mmHg. Dalam keadaan biasa, tubuh kita membentuk 200 ml karbon dioksida per hari. Karbon dioksida diangkut oleh tiga cara, yaitu:

Karbon dioksida larut pada plasma, & menciptakan asam karbonat menggunakan enzim anhidrase (7% menurut semua karbon dioksida).

Karbon dioksida terikat dalam hemoglobin pada bentuk karbomino hemoglobin (23% dari semua karbon dioksida).

Karbon dioksida terikat pada gugus ion bikarbonat melalui proses berantai pertukaran klorida (70% menurut seluruh karbon dioksida).

Layanan curhat & request artikel: hedisasrawan@gmail.Com

Semoga bermanfaat Materi Pelajaran

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...