Akhir-akhir ini, konduite beberapa anggota DPR semakin meresahkan warga . Ada anggota yang suka nyinyir terhadap kinerja pemerintah, ada anggota yang tampaknya ingin sekali membubarkan atau melemahkan KPK, & ada anggota yang pemalas sehingga poly kursi kosong ketika rapat sempurna. Kinerja DPR jua dianggap nir cantik, lantaran banyak sekali RUU yang belum selesai dibahas. Kepercayaan rakyat terhadap DPR rendah. Padahal seharusnya fungsi DPR RI mewakili masyarakat Indonesia pada legislatif. Dewan Perwakilan Rakyat kok nir mewakili warga ?
Karena itu, poly rakyat yang geram. Ada yang sudah antipati terhadap DPR sehingga golput waktu pemilihan generik legislatif. Bahkan ada yang ingin agar DPR dibubarkan. Banyak warga yg menduga DPR tidak berguna, bahkan dianggap seperti Taman Kanak-Kanak.
Tetapi, aku justru risi menggunakan sikap rakyat yang antipati terhadap DPR. Bukan lantaran saya famili galat satu anggota DPR, punya kenalan anggota DPR, ataupun menerima manfaat menurut DPR. Saya hanyalah rakyat biasa. Saya mengkritisi sikap rakyat karena apabila dibiarkan, DPR nir akan berubah. Bahkan akan semakin jelek di setiap periodenya. Mengapa? Berikut pembahasannya. Ini merupakan artikel opini yg dibuat berdasarkan sudut pandang bukan orang hukum, pemerintahan, atau politik.
Salah satu fungsi DPR merupakan mengawasi aplikasi Undang-Undang, APBN, dan kebijakan pemerintah. Mungkin itu alasan kenapa beberapa anggota dewan selalu mengkritisi pemerintah terutama menurut partai oposisi. Ini bukan berarti aku tidak mendukung pemerintah, saya sangat mendukung pemerintahan waktu ini. Beberapa anggota dewan juga mengapresiasi kinerja pemerintah dan kebijakan pemerintah yang cantik. Undang-Undang jua disusun DPR buat mengatur kekuasaan pemerintah, hak rakyat, dan interaksi keduanya.
Coba bayangkan apabila tidak terdapat DPR. Mungkin saja pemerintah akan bertindak sewenang-wenang selama masa jabatannya tanpa terdapat yang mengawasi. Rakyat tidak akan mampu melakukan apa-apa karena nir mempunyai kekuatan hukum untuk menjatuhkan pemerintah. Meskipun saat ini pemerintah bekerja dengan sangat baik, bukan nir mungkin pemerintah akan mengeluarkan kebijakan yang tidak disukai masyarakat. Di sanalah DPR bertindak.
Memang, ada negara yg nir mempunyai legislatif, seperti Arab Saudi. Namun disana kekuasaannya dipegang sang Raja. Raja Arab Saudi mempunyai kekuasaan eksekutif, legislatif, & yudikatif sekaligus sebagai akibatnya sangat absolut. Sistem seperti itu nir mungkin diadakan di Indonesia karena tidak sinkron dengan konstitusi.
Media memang sporadis memberitakan apa yg dilakukan DPR, mungkin lantaran kurang menarik pemirsa. Mungkin itu alasan banyak rakyat yang menganggap kerja DPR hanya tidur, duduk anggun di ruang sidang, jalan-jalan keliling Indonesia bahkan luar negeri, menikmati fasilitas glamor, menghambur-hamburkan uang, korupsi, mencari proyek, dan mendapat honor dan tunjangan tinggi.
Akhir-akhir ini, pada beberapa televisi swasta, DPR kerap menayangkan program TV Parlemen. Tujuannya adalah buat memberitakan apa yg sedang dilakukan DPR. Mungkin ini keliru satu upaya DPR buat mempertinggi citranya pada mata rakyat yang selama ini diberitakan media hanya yang buruk-tidak baik saja.
Padahal, kita bisa memantau kinerja DPR secara transparan & selalu diperbarui setiap hari. Cobalah cek situs resmi DPR RI. Disana Anda bisa melihat liputan tentang DPR, agenda mereka hari ini dan yang akan tiba, laporan rapat kerja DPR, bahkan Anda juga mampu melihat perkembangan RUU yg sedang dibahas DPR.
Selain itu, Anda pula sanggup melakukan pengaduan warga . Coba cek kontaknya. Anda pula bisa mengakses sosial media resmi DPR buat melihat perkembangannya eksklusif melalui sosial media favorit Anda. Ikuti pula Youtube DPR buat melihat video kegiatan DPR.
Kenapa ini penting? Karena ini semacam edukasi bagi masyarakat & pemberitaan. Sehingga kita nir terlalu antipati terhadap DPR. Justru karena antipati itulah muncul anggota-anggota dewan yg nir berempati terhadap warga lantaran mereka menganggap nir ada masyarakat yang peduli terhadap DPR. Padahal DPR sangat penting bagi keberlangsungan pemerintahan pada Indonesia.
Jangan golput waktu pemilihan umum legislatif. Jadilah pribadi yang lebih kritis. Apabila masyarakat kritis yang antipati terhadap DPR selalu golput, maka peluang terpilihnya calon legislatif yg jelek menjadi sangat tinggi. Apalagi nomor politik uang pada Indonesia dalam ketika pileg masih sangat tinggi. Dengan memilih sesuai pilihan kita (tidak sinkron dengan uang yang mereka berikan), kita mampu setidaknya menerima anggota DPR yg lebih baik dibandingkan waktu kita golput.
Bagaimana caranya memilih anggota legislatif yang baik? Perhatikan kinerjanya. Apabila kinerjanya di masa kemudian jelek atau bahkan dicaci maki masyarakat, jangan dipilih. Internet memudahkan kita buat mencari rekam jejak setiap calon legislatif. Pilihlah dari partai politik yg menurut Anda dapat mewakili aspirasi Anda. Jangan terbuai menggunakan janji, apalagi dengan uang. Apabila Anda nir lezat menolak uang tersebut, terima saja uangnya, tapi sebaiknya jangan pilih orangnya. Karena dipastikan calon itu jika terpilih akan melakukan apa saja agar ?Balik modal?.
Untuk beraspirasi, secara individu memang kurang menaruh imbas signifikan. Aspirasi akan lebih signifikan jika disuarakan melalui berserikat dan berkumpul. Tetapi, Anda bisa ikut beraspirasi melalui media sosial. Setidaknya, Anda ikut pada keramaian netizen yang jua ingin menyuarakan aspirasi yg sama. Peluang didengar anggota DPR juga semakin besar .
Anda bisa request artikel apa saja melalui hedisasrawan@merahputih.Id atau eksklusif saja lewat komentar dibawah :)