Trakea adalah sebuah tabung dalam sistem pernapasan pada manusia yang panjangnya sekitar 5 inci yang terbuat dari tulang rawan. Trakea menghubungkan antara laring menggunakan bronkus. Diameternya kurang lebih 20-25 mm dan panjang kurang lebih 10-16 cm. Terdapat sekitar 20 cincin tulang rawan berbentuk seperti huruf C yang mengelilingi trakea. Saat menarik napas, trakea sedikit memanjang & melebar. Saat menghembuskan napas, trakea akan kembali normal. Berikut merupakan beberapa fungsi trakea pada sistem pernapasan pada manusia. Langsung saja kita simak yang pertama:
Fungsi utama trakea adalah untuk menyediakan saluran pernapasan sebagai akibatnya udara bisa masuk & keluar menurut paru-paru. Apabila trakea tadi tersumbat, maka udara tidak sanggup masuk ke paru-paru dengan baik. Ini sangat berbahaya & bahkan dapat menyebabkan kematian.
Benda asing misalnya debu, partikel kecil, atau bahkan kuliner mampu saja masuk ke pada paru-paru. Hal tadi sangat berbahaya karena bisa menyumbat saluran pernapasan. Tetapi, trakea bisa mengeluarkan benda asing tadi.
Jaringan epitel yg melapisi bagian dalam trakea membentuk lendir yang bisa menangkap debu & partikel mini . Epitel ini jua bersilia. Fungsi silia adalah buat mendorong benda asing agar dapat keluar dari trakea berupa dahak & masuk ke sistem pencernaan atau keluar berdasarkan ekspresi.
Trakea pula memiliki otot trakhealis yg berguna buat mengakibatkan batuk saat ada makanan yang masuk ke dalam trakea. Batuk tadi akan menghasilkan tekanan yang dapat membuat kuliner terdorong keluar berdasarkan trakea.
Trakea dapat melembabkan & menghangatkan udara yang masuk ke dalam paru-paru. Hal ini bermanfaat untuk menjaga keseimbangan suhu tubuh. Fungsi ini disebut termoregulasi.
Sumber:
Judul
Alamat
Anda mampu request artikel tentang apa saja, kirimkan request Anda ke hedisasrawan@gmail.Com