Sabtu, 20 Juni 2020

Teknologi Bidang Peternakan

Teknologi Bidang Peternakan

Posted by Agrikompleks

Teknologi Bidang Peternakan - Teknologi hanya akan memberikan kontribusi jika ia digunakan dalam proses produksi barang/jasa untuk meningkatkan kualitas hidup umat manusia, termasuk dalam upaya penyediaan pangan yang cukup, bergizi, aman, dan sesuai selera konsumen serta terjangkau secara fisik dan ekonomi bagi setiap individu sehingga ketahanan pangan dapat dicapai.

Teknologi bidang peternakan

Banyak teknologi peternakan pada masa kemudian yg pada introduksikan kepada para pengguna (terutama pengguna primer) tetapi tidak dipakai pada proses produksi pangan sebagai akibat dari tidak padunya antara teknologi yg pada introduksikan menggunakan kebutuhan &/atau kapasitas adopsi pihak pengguna.

Ketahanan pangan berbasis peternakan tercapai jika semua individu masyarakat Indonesia mempunyai akses (secara fisik dan finansial) buat mendapatkan pangan asal fauna buat memenuhi konsumsi protein hewani mereka agar dapat hayati sehat & produktif.

Penggunaan teknologi pada bidang peternakan dibagi menjadi tiga gerombolan yaitu pembibitan, pakan, & pasca panen. Di bidang pembibitan diantaranya : pengembangan transfer embrio, inseminasi protesis, sexing spermatozoa, kajian kelahiran kembar pada ternak sapi, up grading ternak lokal, dll.

Di bidang teknologi pakan diantaranya : kajian pakan komplit berbasis sumberdaya lokal, pemuliaan tanaman pakan ternak, integrasi ternak & perkebunan, teknologi pakan suplemen untuk menaikkan produktivitas ternak dll. Sedangkan di bidang teknologi pasca panen antara lain : produksi prebiotik dari pakan, kajian keju probiotik, teknologi pengolahan susu, teknologi pengawetan daging dan teknologi biogas.

Teknologi Budidaya

Bibit ternak merupakan salah satu faktor kunci keberhasilan pada pembangunan subsektor peternakan. Agar tujuan & target pembangunan peternakan buat memenuhi kebutuhan bibit nasional, maka peran teknologi perbibitan menjadi sangat krusial.

Beberapa teknologi budidaya yg diyakini bisa menaikkan populasi dan mutu genetik ternak pada rangka penyediaan hibrida antara lain adalah teknologi inseminasi protesis (IB) & teknologi transfer embrio (TE).

Dalam pengembangannya dan untuk mengoptimalkan pelaksanaan teknologi tersebut tela dikembangkan teknologi kriopreservasi sperma & embrio, selanjutnya produksi embrio secara in vitro.

Teknologi  Pakan Ternak

Persoalan fundamental untuk menghasilkan bibit sapi unggul merupakan ketersediaan pakan yg relatif dan memadai. Sulit memelihara ternak yg membutuhkan input besar , sebagai akibatnya ternak tidak dapat menghasilkan maksimal / optimal.

Disisi lain huma untuk hijauan makanan ternak & pengembalaan semakin terbatas, sehingga perlu upaya yang bertenaga membuat pengolahan pakan berbasis limbah pertanian.

Pusat Pengolahan Pakan Ternak Ruminansia (P3TR) dibuat menggunakan mengumpulkan seluruh bahan-bahan pakan dari limbah pertanian, agro industri pertanian, perikanan, perkebuhan & kehutanan ditempatkan disatu lokasi. Selanjutnya dari bahan pakan ini diolah sebagai aneka macam pakan ternak (silase, hay, complete feed, dll).

Teknologi mengenai bahan-bahan pakan & ransum yg sudah siap dikonsumsi oleh ternak, masih terpaku dalam pengadaan pakan & prosesnya, namun belum banyak dalam mutu dari kandungan nutrisinya.

Pengolahan bahan pakan secara fisik, misalnya halnya dalam perlakuan pencacahan, mutilasi hijauan sebelum diberikan dalam ternak akan membantu memudahkan ternak buat mengkonsumsi & mencerna.

Sedangkan perlakuan kimiawi, umumnya ditujukan terbatas pada upaya penambahan aditif atau vitamin atau upaya lain seperti pemecahan dinding sel hijauan yang umumnya mengandung khitin, selulosa dan hemiselulosa sehingga hijauan sulit dicerna dan atau diproses oleh mikroba dalam rumen.  Penambahan proses kimiawi ini sangat sedikit diterapkan di peternak kecil, karena adanya tambahan biaya yang tidak sedikit. (Unadi, 2013).

Teknologi Pasca Panen

Dalam teknologi pasca panen banyak hal yang sanggup dilakukan untuk pengolahan didalam pasca panen bidang peternakan, antara lain :

1. Pembuatan Abon (abon sapi, abon ayam)

2. Pembuatan Dendeng (dendeng sapi, dendeng bebek)

3. Pembuatan Telur Asin (aneka cara)

4. Aneka Kremesan (ayam dan empal kremes, bebek goreng)

5. Aneka Pembuatan Bakso (bakso sapi , ayam)

6. Nugget (chicken nugget)

7. Aneka olahan ayam (chicken drumsteak, chicken karage, crispy skin fries)

8. Sosis (sosis sapi, sosis ayam)

Itulah fakta tentang teknologi dalam bidang peternakan, gampang-mudahan bisa berguna & menambah wawasan Anda, Selamat mencoba !

Sumber :

Unadi, A. 2013. Teknologi Alat & Mesin buat Agribisnis Peternakan di Kawasan Perkebunan Sawit. Lokakarya Sistem Integrasi Kelapa Sawit-Sapi

Kuliner Khas Kutai Timur

Sambal raja terbuat dari cabai, bawang merah, terasi, tomat yang digoreng hingga lembek dan mudah dihaluskan. Disertai dengan tempe, udang, ...